Oleh: aksik | 30 Agustus 2016

MANAJEMEN PENGELOLAAN WARUNG SEKOLAH


cover jurnal garina

MANAJEMEN PENGELOLAAN WARUNG SEKOLAH
DENGAN PENDEKATAN ASPEK B2SA
PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN UNGARAN

U. Yuyun Triastuti
Dosen Tata Boga Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

ABSTRAK
Warung sekolah penyedia jajanan anak sekolah harus memenuhi syarat kesehatan. Manajemen pengelolaan warung sekolah harus memenuhi aspek B2SA. Aspek B2SA merupakan tindakan konsumsi aneka ragam bahan pangan, baik sumber karbohidrat, protein, vitamin maupun mineral, yang bila dikonsumsi dalam jumlah berimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan. Jajanan yang digemari oleh anak sekolah biasanya berasa gurih dan pedas serta kurang memenuhi syarat gizi. Contoh jajanan tersebut bala-bala, orson, cilok, cimol, cireng, arumanis, cilung telur, bakso tusuk, yang semuanya dilengkapi dengan saos. Anak-anak senang dan tertarik dengan makanan ringan untuk selingan disaat jam istirahat belajar. Ketika jajanan anak sekolah tersebut dikonsumsi dalam jangka panjang akan mengganggu kesehatan anak, dapat menyebabkan hiperaktif, autis, kanker, dan lain sebagainya. Untuk mengatasi anak-anak jajan sembarangan, maka perlu diberi pengertian dan perhatian. Hal ini dibutuhkan peran pemerintah, orang tua, guru, dan produsen jajanan anak sekolah, untuk mengelola warung sekolahnya dengan membuat dan menjual jajanan anak sekolah yang aman dan sehat.

Kata kunci :warung sekolah, jajanan anak sekolah, aspek B2SA.
ABSTRACT
School shop snack provider of school children must meet health requirements. The management should be considered by the scool shop must fulfill aspects are often peddled around the school. B2SA aspect is the act of consumption of a variety of food, good source of carbohydrate, vitamins, and mineral when consumed in balanced to meet the recommended dietary allowace. Snack favored by school children usually savory and spicy taste. Example of these snacks bala-bala, orson, cilok, cimol, cireng, arumanis, cilung telur, bakso tusuk, wich are all equipped sauce. Processing and materials for these snack are often not hygienic and food additives contain.Scool childs happy and interested in the snacks are unhealthy and eaten during study hours of rest. When snack kids in scool consumed in a long time and often would be bad for children’s health, hyperactive, autism,cancer can cause and others.To overcome the child should children be given pocket carelessly jajannya knowledge about healthy for them. It should be the role of the government, teachers, parents and producers / traders in the management of street children so that snacks are sold are healthy and make healthy snacks for children.

Keywords : school shop, snack kids in school, the B2SA aspect.

selengkapnya silahkan download disini


Responses

  1. sangat bermanfaat infonya terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: