GARINA ISSN : 2085-7691 Volume 1, No. 17, Januari 2018

MASKER SERBUK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA) TERHADAP KULIT WAJAH BERJERAWAT

 Widiati Alifah, Nurulisma Saputri, Sofia Daniati

Dosen Tata Rias

Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

ABSTRAK

Buah manggis dan kulitnya mengandung antioksidan tinggi dan zat xanthones. Zat xanthones ini lebih banyak terdapat pada kulit buah manggis. Kandungan xanthones yang cukup tinggi pada manggis dapat berperan sebagai antiperadangan. Jerawat pada wajah membuat penampilan menjadi tidak menarik dan tidak percaya diri. Masalah jerawat pada wanita adalah kelainan kulit wajah yang harus segera dibasmi dan diobati agar penampilan tetap cantik. Untuk itu, mereka rela merogoh kocek dalam untuk melakukan berbagai treatment atau perawatan yang dapat menghilangkan jerawat. Bahkan berkembangnya teknologi modern perawatan/ treatment pada saat ini, mendorong seseorang menjadi komsumtif bagaimana mengatasi kulit wajah bermasalah. Tujuan penelitian yaitu membuat masker kulit buah manggis yang berfungsi menyembuhkan jerawat. Kosmetik yang digunakan untuk perawatan kulit harus berfungsi untuk memelihara kesehatan kulit, mempertahankan kondisi kulit agar tetap baik dan mampu mencegah timbulnya kelainan pada kulit akibat proses usia, pengaruh lingkungan dan sinar matahari. Kosmetik perawatan wajah yang digunakan yaitu masker wajah. masker kulit manggis untuk menghilangkan jerawat dan antiperadangan Seperti diketahui manggis beserta kuilitnya mengandung vitamin C, serat, dan kalium. Sementara kulitnya mengandung antioksidan, antikanker, antiinflamasi, antibakteri, antijamur dan antivirus sehingga mampu meredakan radang pada kulit seperti jerawat.

 

Kata kunci : Masker, Kulit Buah Manggis, Jerawat.

ABSTRACT

 Mangosteen fruit and skin contain high antioxidants and xanthones. These xanthones are mostly found in mangosteen rind. The high content of xanthones in mangosteen can act as an anti-inflammatory. Pimples on the face make you look unattractive and insecure. The problem of acne in women is a facial skin disorder that must be immediately eradicated and treated to keep it beautiful. For that, they are willing to spend a lot of time doing various treatments or treatments that can get rid of acne. In fact, the development of modern treatment / treatment technology at this time, encourages someone to be komsumtif how to deal with problem facial skin. The aim of the research was to make a mangosteen rind mask that works to cure acne. Cosmetics used for skin care must function to maintain skin health, maintain good skin condition and be able to prevent abnormalities in the skin due to aging, environmental influences and sunlight. Facial care cosmetics used are facial masks. mangosteen skin mask to get rid of acne and anti-inflammatory. As is well known mangosteen and its kuilit contain vitamin C, fiber, and potassium. While the skin contains antioxidants, anti-cancer, anti-inflammatory, antibacterial, antifungal and antiviral properties so that it can relieve inflammation of the skin such as acne.

 

Keywords: Masks, Mangosteen Fruit Skin, Acne.

Oleh: aksik | 1 Juli 2020

Penerimaan Mahasiswa Baru 2020

UNTUK PENDAFTARAN SILAHKAN KLIK PENDAFTARAN ON LINE DIBAWAH INI

PENDAFTARAN ONLINE

posted by totok kusumardiyanto

Sehubungan dampak VIRUS CORONA masih belum berakhir, maka AKS IBU KARTINI Semarang memberi POTONGAN BIAYA BPI sebesar 20% pada Bulan Juli 2020 ini.

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 24 Maret 2020

Perpanjangan Masa Isolasi Diri

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia tanggal 29 Februari 2020, maka AKS Ibu Kartini Semarang memperpanjang kebijakan self isolation (isolasi diri) sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Untuk Calon Mahasiswa Baru, tetap bisa melakukan Pendaftaran Mahasiswa Baru secara On line di http://aksibukartini.ac.id/pmb/penerimaan/mahasiswa/baru untuk informasi lebih lanjut bisa WA ke 081327478785

lampiran surat self isolatioan

posted by : totok kusumardiyanto

Mahasiswa AKS Ibu Kartini Semarang belum lama ini mengikuti kompetsisi make up yang diselenggarakan oleh QL cosmetic pada tanggal 13 Januari 2020 di Java Super Mall. QL Cosmetic menggelar Road show Make Up Competition, dan target pesertanya adalah para makeup artist (MUA) pemula, profesional dan kalangan umum yang memiliki keahlian dan hobi menghias wajah/makeup.

Sebanyak 163 make up artist (MUA) asal kota Semarang saling unjuk kebolehan dalam merias model pada ajang Kompetisi Make Up yang diselenggarakan QL Cosmetic di Java Mall, belum lama ini. Adapun tema yang diambil adalah make up party experience, baik untuk party malam hari, siang hari, party weeding, termasuk party indoor maupun outdoor. Durasi waktu yang diberikan adalah 60 menit.

Sebanyak 5 mahasiswa program studi tata rias dikirim untuk mengikuti kompetisi tersebut. Berbagai persiapan dilakukan mahasiswa untuk mengikuti kompetisi make up tersebut dibawah bimbingan ibu Sofia Daniati, M.Pd dan ibu Nurulisma Saputri, M.Pd

Salah satu dewan juri, Chenny Han mengungkapkan, ada sejumlah penilaian dalam lomba, diantaranya teknik makeup, keserasian warna, catwalk, dan total look dari model. Dikatakannya, meskipun bertema riasan pesta tapi seorang MUA harus tahu tentang tren makeup saat ini.

“Tren make up sekarang adalah natural flawless. Maka MUA harus bisa mengaplikasikan riasan itu, tapi saat merias yang terpenting adalah perias harus tahu karakter model,” jelasnya. Kesesuaian warna make up harus dipantaskan dengan karakter model. Misalnya, jika model bermata kecil bagaimana cara membuat agar matanya lebih lebar. “Intinya bisa menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan, sehingga model bisa outstanding,” katanya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri salah satu mahasiswa AKS Ibu Kartini bernama Lailiya Anin Sa’diyah meraih juara 2 dalam kompetisi make up tersebut dan akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti grand final make up competition.

posted by totok kusumardiyanto

Bandungan – Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini meraih penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah dengan predikat Terbaik-III untuk kategori Akademi dengan Program Studi Terakreditasi B Terbanyak.

Penghargaan disampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Pimpinan Badan Penyelenggara dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta angkatan-2 yang diselenggarakan oleh LLDikti VI di Hotel Griya Persada hari ini (13/11).

Direktur AKS Ibu Kartini terima penghargaan dari Kepala LLDIKTI VI

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti VI, Prof. DYP. Sugiharto, M.Pd.Kons. kepada Direktur AKS Ibu Kartini, Dra. Tri Rettagung Diana, M.Kes. Dirktur AKS Ibu Kartini menyampaikan bahwa raihan ini merupakan buah dari prestasi bersama seluruh Civitas Akademika yang telah berjuang untuk meningkatkan Akreditasi Program Studi.

Lebih lanjut Direktur AKS Ibu Kartini menjelaskan bahwa saat ini, kampus yang dipimpinnya tersebut mengelola 3 Program Studi yaitu Seni Kuliner (Tata Boga), Desain Busana (Tata Busana), dan Tata Rias.

Ketiga Program Studi tersebut telah terakreditasi BAN-PT dengan predikat B. Saat ini AKS Ibu Kartini juga telah mengantongi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi sehingga secara legal formal telah memenuhi semua ketentuan yang berlaku.

Piagam Penghargaan

Pada kesempatan ini, hadir pula Ketua Yayasan Ibu Kartini, Ir. Tjahayati Koesmono. Pihaknya menyatakan bahwa Yayasan sepenuhnya mendukung langkah-langkah yang diambil oleh lembaga dalam upayanya untuk mengembangkan kampus AKS Ibu Kartini. Termasuk salah satunya adalah rencana untuk berubah bentuk menjadi Politeknik yang pembahasan Visi dan Misinya sudah dilakukan dengan mengundang seluruh pemangku kepentingan ke kampus, Selasa (12/11)

Direktur AKS Ibu Kartini bersama Ketua Yayasan Ibu Kartini

Namun, ke depan tantangannya semakin berat karena perubahan sistem Akreditasi dari 7 Standar menjadi 9 Kriteria menjadikan tidak mudahnya mempertahankan predikat B yang dalam sistem baru ini disebut dengan predikat “Baik Sekali”. Salah satu yang harus diperkuat adalah tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal untuk membangun budaya mutu di lingkungan kampus.

sumber : https://www.kompasiana.com/cahyafajarbudihartanto4670/5dcbc668097f36546f52a662/tingkatkan-akreditasi-program-studi-aks-ibu-kartini-raih-penghargaan-dari-lldikti-vi

Oleh: aksik | 14 November 2019

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru

Sebanyak 84 mahasiswa baru mengikuti orientasi yang disebut dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) yang berlangsung dari Tanggal 16 – 20 September 2019, akhir dari kegiatan PK2MB tersebut adalah mahasiswa baru beserta panitia pendamping mahasiswa mengikuti Pendidikan Bela Negara yang dilaksanakan di Markas Brimob Pasadena Semarang.


posted by totok kusumardiyanto

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 6 Februari 2019

GELAR KARYA MAHASISWA 2019

DATANG DAN SAKSIKAN GELAR KARYA MAHASISWA AKS IBU KARTINI SEMARANG TAHUN 2019 DI JAVA MALL JL. MT. HARYONO SEMARANG…..GRATISSSSS

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 23 Oktober 2018

WISUDA AKS KE 29

Pada tanggal 26 September 2018 AKS Ibu Kartini telah menyelenggarakan Wisuda ke XXIX yang dilaksanakan di Ruang Poncowati Hotel Patra Jasa Semarang. Wisuda diikuti oleh 60 Wisudawan terdiri dari 11 Wisudawan dari Program Studi Tata Rias, 30 Wisudawan dari Program Studi Tata Busana, dan 19 Wisudawan dari Program Studi Tata Boga. IPK tertinggi untuk Program Studi Tata Rias di raih oleh KHARISMA ARUM WIGATI dengan Indeks Prestasi 3,48. Untuk Program Studi Tata Busana IPK tertinggi di raih oleh UMI SEPTANINGRUM dengan Indeks Prestasi 3,64 dan untuk Program Studi Tata Boga IPK tertinggi di raih oleh ARINA LAILA LUTFIANA dengan Indeks Prestasi 3,79. Acara wisuda ini dihadiri oleh Kopertis Wilayah VI, pimpinan PTS, Instansi Pemerintah, Alumni, Tempat-tempat PPL mahasiswa, serta orang tua wisudawan. Hingga tahun 2018 ini AKS Ibu Kartini Semarang telah meluluskan 1177 wisudawan, mereka telah tersebar di seluruh Indonesia sebagai wirausahawan, chief, karyawan (rumah sakit, kapal pesiar, garment, dll) ataupun guru.

Older Posts »

Kategori