Bandungan – Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini meraih penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah dengan predikat Terbaik-III untuk kategori Akademi dengan Program Studi Terakreditasi B Terbanyak.

Penghargaan disampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Pimpinan Badan Penyelenggara dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta angkatan-2 yang diselenggarakan oleh LLDikti VI di Hotel Griya Persada hari ini (13/11).

Direktur AKS Ibu Kartini terima penghargaan dari Kepala LLDIKTI VI

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti VI, Prof. DYP. Sugiharto, M.Pd.Kons. kepada Direktur AKS Ibu Kartini, Dra. Tri Rettagung Diana, M.Kes. Dirktur AKS Ibu Kartini menyampaikan bahwa raihan ini merupakan buah dari prestasi bersama seluruh Civitas Akademika yang telah berjuang untuk meningkatkan Akreditasi Program Studi.

Lebih lanjut Direktur AKS Ibu Kartini menjelaskan bahwa saat ini, kampus yang dipimpinnya tersebut mengelola 3 Program Studi yaitu Seni Kuliner (Tata Boga), Desain Busana (Tata Busana), dan Tata Rias.

Ketiga Program Studi tersebut telah terakreditasi BAN-PT dengan predikat B. Saat ini AKS Ibu Kartini juga telah mengantongi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi sehingga secara legal formal telah memenuhi semua ketentuan yang berlaku.

Piagam Penghargaan

Pada kesempatan ini, hadir pula Ketua Yayasan Ibu Kartini, Ir. Tjahayati Koesmono. Pihaknya menyatakan bahwa Yayasan sepenuhnya mendukung langkah-langkah yang diambil oleh lembaga dalam upayanya untuk mengembangkan kampus AKS Ibu Kartini. Termasuk salah satunya adalah rencana untuk berubah bentuk menjadi Politeknik yang pembahasan Visi dan Misinya sudah dilakukan dengan mengundang seluruh pemangku kepentingan ke kampus, Selasa (12/11)

Direktur AKS Ibu Kartini bersama Ketua Yayasan Ibu Kartini

Namun, ke depan tantangannya semakin berat karena perubahan sistem Akreditasi dari 7 Standar menjadi 9 Kriteria menjadikan tidak mudahnya mempertahankan predikat B yang dalam sistem baru ini disebut dengan predikat “Baik Sekali”. Salah satu yang harus diperkuat adalah tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal untuk membangun budaya mutu di lingkungan kampus.

sumber : https://www.kompasiana.com/cahyafajarbudihartanto4670/5dcbc668097f36546f52a662/tingkatkan-akreditasi-program-studi-aks-ibu-kartini-raih-penghargaan-dari-lldikti-vi

Oleh: aksik | 14 November 2019

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru

Sebanyak 84 mahasiswa baru mengikuti orientasi yang disebut dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) yang berlangsung dari Tanggal 16 – 20 September 2019, akhir dari kegiatan PK2MB tersebut adalah mahasiswa baru beserta panitia pendamping mahasiswa mengikuti Pendidikan Bela Negara yang dilaksanakan di Markas Brimob Pasadena Semarang.


posted by totok kusumardiyanto

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 6 Februari 2019

GELAR KARYA MAHASISWA 2019

DATANG DAN SAKSIKAN GELAR KARYA MAHASISWA AKS IBU KARTINI SEMARANG TAHUN 2019 DI JAVA MALL JL. MT. HARYONO SEMARANG…..GRATISSSSS

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 23 Oktober 2018

WISUDA AKS KE 29

Pada tanggal 26 September 2018 AKS Ibu Kartini telah menyelenggarakan Wisuda ke XXIX yang dilaksanakan di Ruang Poncowati Hotel Patra Jasa Semarang. Wisuda diikuti oleh 60 Wisudawan terdiri dari 11 Wisudawan dari Program Studi Tata Rias, 30 Wisudawan dari Program Studi Tata Busana, dan 19 Wisudawan dari Program Studi Tata Boga. IPK tertinggi untuk Program Studi Tata Rias di raih oleh KHARISMA ARUM WIGATI dengan Indeks Prestasi 3,48. Untuk Program Studi Tata Busana IPK tertinggi di raih oleh UMI SEPTANINGRUM dengan Indeks Prestasi 3,64 dan untuk Program Studi Tata Boga IPK tertinggi di raih oleh ARINA LAILA LUTFIANA dengan Indeks Prestasi 3,79. Acara wisuda ini dihadiri oleh Kopertis Wilayah VI, pimpinan PTS, Instansi Pemerintah, Alumni, Tempat-tempat PPL mahasiswa, serta orang tua wisudawan. Hingga tahun 2018 ini AKS Ibu Kartini Semarang telah meluluskan 1177 wisudawan, mereka telah tersebar di seluruh Indonesia sebagai wirausahawan, chief, karyawan (rumah sakit, kapal pesiar, garment, dll) ataupun guru.

Pada Tanggal 22 – 27 April 2018 Mahasiswa AKS Ibu kartini Semarang semester IV melaksanakan kegiatan KKL di beberapa perusahaan di Surabaya dan Bali. antara lain di PT. Campina, PT. Rembaka La Tulip, Arva Studio, Salon Agung, Sorga Bali Chocolate dan Cok Konfeksi. Kurang lebih ada 60 Mahasiswa semester IV yang terdiri dari Tata Busana, Tata Boga, dan Tata Rias yang ikut kegiatan KKL tersebut. Kegiatan KKL merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan AKS Ibu Kartini Semarang.

Oleh: aksik | 15 Januari 2018

Gelar Karya Mahasiswa AKS Ibu Kartini 2018

Oleh: aksik | 19 Oktober 2017

LOWONGAN DOSEN

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 4 Oktober 2017

WISUDA 28 AKS IBU KARTINI

Pada tanggal 6 September 2017 AKS Ibu Kartini telah menyelenggarakan Wisuda ke XXVIII yang dilaksanakan di Ruang Poncowati Hotel Patra Jasa Semarang. Wisuda diikuti oleh 42 Wisudawan terdiri dari 13 Wisudawan dari Program Studi Tata Rias, 16 Wisudawan dari Program Studi Tata Busana, dan 13 Wisudawan dari Program Studi Tata Boga. IPK tertinggi untuk Program Studi Tata Rias di raih oleh DEVI ANGGARANI dengan Indeks Prestasi 3,71. Untuk Program Studi Tata Busana IPK tertinggi di raih oleh IKA PUTRI RAHAYU dengan Indeks Prestasi 3,83 dan untuk Program Studi Tata Boga IPK tertinggi di raih oleh SRI PANATAR dengan Indeks Prestasi 3,62. Acara wisuda ini dihadiri oleh Kopertis Wilayah VI, pimpinan PTS, Instansi Pemerintah, Alumni, Tempat-tempat PPL mahasiswa, serta orang tua wisudawan. Hingga tahun 2017 ini AKS Ibu Kartini Semarang telah meluluskan 1117 wisudawan, mereka telah tersebar di seluruh Indonesia sebagai wirausahawan, chief, karyawan ataupun guru.

Wisudawan terbaik IKA PUTRI RAHAYU menerima penghargaan

Wisudawan terbaik IKA PUTRI RAHAYU menerima penghargaan

posted by totok kusumardiyanto

Oleh: aksik | 1 Februari 2017

Gelar Karya Mahasiswa AKS Ibu Kartini 2017

poster-gelar-karya-2017

susunan-acara-gelar-karya-2017

<posted by totok kusumardiyanto>

Oleh: aksik | 30 Agustus 2016

MANAJEMEN PENGELOLAAN WARUNG SEKOLAH

cover jurnal garina

MANAJEMEN PENGELOLAAN WARUNG SEKOLAH
DENGAN PENDEKATAN ASPEK B2SA
PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN UNGARAN

U. Yuyun Triastuti
Dosen Tata Boga Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

ABSTRAK
Warung sekolah penyedia jajanan anak sekolah harus memenuhi syarat kesehatan. Manajemen pengelolaan warung sekolah harus memenuhi aspek B2SA. Aspek B2SA merupakan tindakan konsumsi aneka ragam bahan pangan, baik sumber karbohidrat, protein, vitamin maupun mineral, yang bila dikonsumsi dalam jumlah berimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan. Jajanan yang digemari oleh anak sekolah biasanya berasa gurih dan pedas serta kurang memenuhi syarat gizi. Contoh jajanan tersebut bala-bala, orson, cilok, cimol, cireng, arumanis, cilung telur, bakso tusuk, yang semuanya dilengkapi dengan saos. Anak-anak senang dan tertarik dengan makanan ringan untuk selingan disaat jam istirahat belajar. Ketika jajanan anak sekolah tersebut dikonsumsi dalam jangka panjang akan mengganggu kesehatan anak, dapat menyebabkan hiperaktif, autis, kanker, dan lain sebagainya. Untuk mengatasi anak-anak jajan sembarangan, maka perlu diberi pengertian dan perhatian. Hal ini dibutuhkan peran pemerintah, orang tua, guru, dan produsen jajanan anak sekolah, untuk mengelola warung sekolahnya dengan membuat dan menjual jajanan anak sekolah yang aman dan sehat.

Kata kunci :warung sekolah, jajanan anak sekolah, aspek B2SA.
ABSTRACT
School shop snack provider of school children must meet health requirements. The management should be considered by the scool shop must fulfill aspects are often peddled around the school. B2SA aspect is the act of consumption of a variety of food, good source of carbohydrate, vitamins, and mineral when consumed in balanced to meet the recommended dietary allowace. Snack favored by school children usually savory and spicy taste. Example of these snacks bala-bala, orson, cilok, cimol, cireng, arumanis, cilung telur, bakso tusuk, wich are all equipped sauce. Processing and materials for these snack are often not hygienic and food additives contain.Scool childs happy and interested in the snacks are unhealthy and eaten during study hours of rest. When snack kids in scool consumed in a long time and often would be bad for children’s health, hyperactive, autism,cancer can cause and others.To overcome the child should children be given pocket carelessly jajannya knowledge about healthy for them. It should be the role of the government, teachers, parents and producers / traders in the management of street children so that snacks are sold are healthy and make healthy snacks for children.

Keywords : school shop, snack kids in school, the B2SA aspect.

selengkapnya silahkan download disini

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori